ADA banyak macam cara untuk mengatur jarak kelahiran anak. Program yang dijalankan pemerintah adalah Keluarga Berencana (KB). Program KB pun memiliki banyak pilihan yang dapat dicoba. Salah satunya adalah dengan cara suntik.
Tapi, tidak semua perempuan bisa menerima suntik KB loh, ada beberapa orang yang malah mengalami alergi. Nah, jika tidak ditangani dan dibiarkan begitu saja, efek samping tersebut mungkin bisa membahayakan kondisi kesehatan. Terlebih jika Anda memiliki masalah kesehatan lain yang memicu keparahan.
BACA JUGA:
Pada beberapa kasus, efek samping KB 3 bulan meliputi kesulitan bernapas, sakit perut bagian bawah, nyeri berkepanjangan, gatal, kemerahan di area suntikan, atau reaksi alergi serius.

Sekadar informasi mengenai KB suntik 3 bulan, menurut laman WebMD, KB jenis ini disuntikkan di lengan atau bokong. Alat kontrasepsi ini bekerja 12 hingga 14 minggu pasca-suntikan. Ahli menyarankan agar dilakukan suntikan ulang per 12 minggu untuk mendapat perlindungan penuh.
BACA JUGA:
Adapun ciri-ciri bahwa Anda tidak cocok mendapatkan KB 3 bulan, antara lain:
1. Sakit kepala, kembung, hingga kulit berjerawat
Gejala tersebut terkadang disertai dengan gejala lain seperti, payudara terasa lunak atau nyeri, menurunnya gairah seksual, pusing, perubahan pada kulit misal timbul jerawat yang parah, dan mood yang berubah-ubah.
2. Siklus menstruasi terganggu
Ciri-ciri tidak cocok KB suntik 3 bulan adalah kemungkinan Anda mengalami menstruasi yang lebih sering atau tidak teratur. Pada beberapa kasus, tanda ini ditunjukkan dengan keluarnya bercak perdarahan atau tidak menstruasi sama sekali.
3. Kenaikan berat badan
Pada beberapa kasus, orang yang tidak cocok dengan KB suntik 3 bulan memperlihatkan kenaikan berat badan. Hal ini terjadi akibat ketidakseimbangan hormon.
4. Keputihan
Keputihan adalah sekresi Miss V yang dipengaruhi oleh pH di sekitar organ intim kewanitaan. Ini menyebabkan pertumbuhan jamur yang ditandai keluarnya cairan putih di mulut Miss V. Kondisi ini bisa terjadi mungkin karena pengaruh hormon progesteron yang disuntikkan dan itu memberi efek pada pH di area genital.
5. Tulang menjadi rapuh
Pada beberapa kasus, ketidakcocokan KB suntik 3 bulan juga ditandai dengan berkurangnya kepadatan tulang dan ini menyebabkan tulang jadi lebih tipis dan rapuh. Namun, para ahli percaya bahwa kondisi ini bisa kembali membaik jika penggunaan KB dihentikan.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.