Beberapa pekerja di sektor akomodasi di Mekah telah mengonfirmasi peningkatan harga yang signifikan setelah pandemi COVID-19.
Mereka mengungkapkan bahwa harga kamar di daerah pusat Makkah yang sebelumnya berkisar antara Rp 139 juta hingga Rp 219 juta, kini meningkat menjadi Rp 179 juta hingga Rp 358 juta selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Kenaikan harga yang tinggi dikarenakan oleh lonjakan biaya operasional, naiknya harga bahan makanan, dan meningkatnya permintaan.
Menurut pekerja di sektor akomodasi, musim Ramadhan saat ini mengalami peningkatan jumlah jamaah yang sangat besar.
Pembukaan kembali visa dan kemudahan yang diberikan oleh Arab Saudi bagi jamaah dari luar negeri menjadi penyebab peningkatan permintaan kamar di daerah pusat kota Makkah.
(Salman Mardira)