6. Bersiap untuk berada di luar ruangan
Jika takut untuk menghadapi kondisi cuaca, maka liburan akan terasa tidak nyaman karena mungkin akan terkena demam kabin dengan cepat. Oleh karena itu, disarankan untuk bersiap-siap sebelum melanjutkan perjalanan.
Mengenakan sepatu yang kokoh dan pakaian outdoor yang sesuai sebagai lapisan dalam dan jaket yang baik. Selain itu, pastikan untuk membawa dua topi (untuk berjemur dan melindungi tubuh), krim sunscreen, serta obat nyamuk. Terakhir, jangan lupa untuk selalu menutup tenda saat sedang digunakan.
7. Beri ventilasi pada campervan
Dari departemen kesehatan dan keselamatan, disarankan untuk secara teratur memberikan ventilasi pada campervan, guna memberi kelembapan, karbon dioksida, serta gas-gas lainnya.
(Foto: IG/@procampvans)
Pastikan untuk membuka pintu dan jendela kapan saja memungkinkan. Hindari penggunaan kompor gas sebagai sumber pemanas dan selalu pastikan bahwa tidak ada peralatan gas yang menyala saat Anda sedang tidur atau meninggalkan kendaraan.
8. Makan makanan setempat
Disarankan untuk mencoba makanan lokal saat melakukan perjalanan. Selain dapat membuat kenyang, hal ini juga akan membantu mendukung perekonomian masyarakat setempat - yang merupakan prinsip utama dari pariwisata yang berkelanjutan.
Selain mencari toko roti, penjual sayur, pembuat keju, dan pembuat cokelat lokal, mengunjungi pasar petani mingguan juga dapat dilakukan untuk memperoleh berbagai produk yang berkualitas.

(Foto: IG/@advantureswithcaezer)
9. Nikmatilah malam berkemah
Perjalanan dengan campervan merupakan pengalaman sempurna untuk kembali berkenalan dengan keindahan malam seperti langit berbintang, memanggang marshmallow, dan lainnya.