ASAL-usul sebuah kota selalu menarik untuk disimak. Misalnya Mataram, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Mungkin ada yang bertanya kenapa kota terbesar di Pulau Lombok ini dinamakan Mataram?
Mataram ditetapkan sebagai pusat pemerintahan dan sekaligus ibu kota NTB sejak 17 Desember 1958. Saat itu Mataram juga menjadi ibu kota Dati II Lombok Barat.
Dalam laman resmi Pemkot Mataram disebutkan bahwa Mataram sebagai ibu kota NTB dan Lombok Barat terdiri dari 3 bagian kota yaitu Ampenan, Mataram, dan Cakranegara.
Ampenan merupakan kota pelabuhan, Mataram menjadi pusat pemerintahan dan pendidikan, sedangkan Cakranegara sebagai pusat perdagangan dan perekonomian.
Tentu saja, ada asal usul kenapa sampai bisa dinamakan Mataram. Hal ini merujuk pada sebuah harapan tertentu dari masyarakat yang menduduki wilayah tersebut.
BACA JUGA:
Berdasarkan buku Mozaik Budaya Orang Mataram, zaman dulu orang-orang dari Karangasem Bali berkuasa di Lombok dan menamakan sebuah daerah dengan nama Mataram.
Harapan dari penamaan Mataram sendiri tak laina gar dapat berjaya seperti Kerajaan Mataram Hindu-Budha di daerah Jawa Tengah.
Jika dikulik lebih dalam, sebenarnya nama Mataram ini berasal dari kata Matta dalam bahasa sansekerta.
Apabila diterjemahkan secara harfiah, artinya adalah ibu dan aram atau bermakna hiburan. Lebih jelas lagi, Mataram diartikan sebagai hiburan atau persembahan untuk ibu pertiwi.
'Ibu' sendiri masih berkaitan dengan Karangasem Bali yang berkuasa di daerah tersebut. Tapi di sisi lain, ada pula yang menyebutkan bahwa Mataram ini berasal dari sebuah tempat bernama Majeluk.
Pada abad ke 15, Majeluk banyak terdapat masyarakat dari Jawa dan Sasak. Kedatangan mereka masih berkaitan erat dengan hadirnya Sunan Prapen ke Lombok.

Sunan Prapen diketahui membawa ribuan pasukan dari Semarang, Gresik, Sumenep, Surabaya, dan lain-lain.
(Salman Mardira)