Karena Nyepi sendiri memiliki arti sepi atau sunyi maka selama Hari Raya Nyepi, seluruh umat Hindu dilarang melakukan aktifitas sehari-hari seperti keluar rumah, menyalakan lampu, menyalakan api, bekerja, dan lain-lain. Bahkan semua kantor dan sekolah diliburkan kecuali rumah sakit.
Cara Merayakan Nyepi
Mengutip dari Indonesia Travel, sebelum pelaksanaan Hari Raya Nyepi ada beberapa rangkaian upacara yang dilakukan oleh umat Hindu. Yang pertama adalah upacara Melasti atau upacara Melis yang berlangusng pada sasih kesanga.
Selanjutnya melakukan upacara Pengrupukan atau Tawur Kesanga/Tawur Agung yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan alam semesta dan manusia dari gangguan bhuta kala.
Di pagi harinya barulah umat Hindu melaksanakan Hari Raya Nyepi. Setelah 24 jam melakukan Nyepi, setelah itu ditutup dengan hari Ngembak Geni yakni menghidupkan api. Di hari tersebut umat Hindu akan saling berkunjung ke rumah keluarga dan teman untuk saling bermaaf-maafan.
Demikian informasi mengenai Hari Raya Nyepi di Bali: Sejarah, makna, tujuan dan cara merayakan.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.