Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duh! Studi Sebut Makanan Olahan Berhubungan dengan Depresi

Pradita Ananda , Jurnalis-Senin, 06 Maret 2023 |08:00 WIB
Duh! Studi Sebut Makanan Olahan Berhubungan dengan Depresi
makanan olahan yang kerap menjadi comfor foods, (Foto: Freepik)
A
A
A

Selain itu, ribuan peserta juga diminta untuk melaporkan indeks massa tubuhnya, laporan konsumsi alkohol, apakah merokok atau tidak berapa jam durasi menonton TV, apakah mengidap diabetes dan juga apakah sebelumnya pernahdidiagnosis dengan depresi klinis.

Hasilnya, selama penelitian, sebanyak 246 kasus depresi ditemukan dan yang mengakami depresi termasuk 66 pria (27 persen kasus) dan 180 wanita (73 persen kasus).

 BACA JUGA:

Disebutkan lebih lanjut, pada kelompok yang makan makanan olahan, membuat setidaknya 31 persen hingga 82 persen lebih mungkin didiagnosis dengan depresi selama penelitian, jika dibandingkan dengan orang-orang yang hanya makan paling sedikit makanan super olahan (kurang dari 16 persen) dari menu makan hariannya.

Namun penting dicatat, penelitian ini mengandalkan data yang dilaporkan oleh para peserta sendiri, sehingga beberapa kesimpulan mungkin tidak sepenuhnya bisa akurat.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement