PANTAI yang indah, keindahan alam mempesona dan banyaknya tempat wisata ciamik membuat Bali menjadi salah satu destinasi favorit incaran para turis. Namun, di balik pesona indahnya, ternyata kita tidak dianjurkan untuk minum air ledeng di Bali.
Emma Rees, seorang dokter asal Australia sekaligus pendiri Femma menjelaskan bahwa air ledeng atau air alami harus dihindari manakala Anda berlibur ke Bali, kecuali telah direbus atau dimurnikan. Hal ini dikarenakan adanya risiko pencemaran sumber air di Bali.

Banyak turis yang tidak mengetahui hal tersebut dan mereka membuat mereka menjadi salah satu korbannya.
Salah satu wanita mengatakan bahwa anggota keluarganya terkena Bali Belly setelah minum air ledeng yang diduga terkontaminasi kuman atau bakteri.
Bali Belly merupakan situasi di mana mendeskripsikan suatu kondisi diare atau mual yang dialami turis ketika berlibur ke Bali.
Wanita lain juga memposting di platform TikTok bahwa dia terkena Bali Belly karena es yang ada pada minumannya.