Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perbedaan Nyeri Leher akibat Kolesterol dan Asam Urat, Simak di Sini Penjelasannya

Pradita Ananda , Jurnalis-Rabu, 01 Maret 2023 |20:00 WIB
Perbedaan Nyeri Leher akibat Kolesterol dan Asam Urat, Simak di Sini Penjelasannya
Perbedaan Nyeri Leher akibat Kolesterol dan Asam Urat, (Foto: Freepik)
A
A
A

Nyeri ini kemudian bisa saja berkembang, disertai dengan pembengkakan dan warna kemerahan.

Mengapa nyeri lehernya bisa berbeda? Dilansir dari Halodoc, yang sudah ditinjau secara medis oleh dr. Rizal Fadli, disebutkan karena penyebabnya berbeda, sehingga kondisi nyeri pun akan berbeda pula.

 

(Perbedaan Nyeri Leher akibat Kolesterol dan Asam Urat, Foto: Shutterstock)

Sakit pada leher sebagai tanda kolesterol tinggi muncul, karena terjadinya penumpukan lemak pada pembuluh darah leher. Penumpukan lemak mengakibatkan peredaran darah menjadi terhambat, karena pembuluh darah menjadi lebih sempit karena tumpukan lemak berubah jadi plak.

 BACA JUGA:4 Gejala Anda Punya Diabetes Borderline

BACA JUGA:Apa Itu ODGJ? Ini Gejala, Jenis dan Penyebabnya, Cek di Sini!

Sementara nyeri, misalnya pada leher di pengidap asam urat itu timbul karena kadar purin yang tinggi dalam tubuh pengidapnya. Saat kadar purin terlalu tinggi, purin akan menumpuk dan tersebar lewat darah ke titik-titik tertentu tubuh. Salah satunya mengakibatkan rasa tidak nyaman, atau sakit pada leher.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement