Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenparekraf: Desa Wisata Harus Mengenal Potensi dan Keunikan Bernilai Jual

Rizka Diputra , Jurnalis-Selasa, 28 Februari 2023 |01:02 WIB
Kemenparekraf: Desa Wisata Harus Mengenal Potensi dan Keunikan Bernilai Jual
Kemenparekraf RI gelar sosialisasi sadar wisata di 4 desa wilayah Magelang, Jawa Tengah (Foto: Dok. Kemenparekraf)
A
A
A

Tercatat, dari 230 daya tarik wisata yang dimiliki Kabupaten Magelang, lebih dari 80 di antaranya berupa wisata alam. Dengan kreativitas masing-masing, desa-desa wisata yang tengah merintis pembangunan pariwisata ini diharapkan dapat memanfaatkan potensi alam, guna mendorong perekonomian dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Magelang, Slamet Ahmad Husein mendorong adanya gerakan swadaya yang mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan pariwisata, seperti halnya Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis.

“Gerakan swadaya seperti ini diharapkan memunculkan rasa memiliki dalam diri warga terhadap kemajuan pariwisata di desanya,” kata Ahmad.

Infografis Spot Ciamik Danau Toba

Dirinya mengapresiasi tidak hanya desa wisata sekitar Borobudur yang tersentuh program kampanye sadar wisata 5.0, melainkan juga 15 desa lainnya di luar wilayah Borobudur.

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh peserta memanfaatkan seluruh rangkaian kegiatan dengan maksimal, serta mengimbau terselenggaranya kerja sama kolektif berbagai pihak agar tercapai hasil yang diharapkan.

Setelah sebelumnya berlangsung di 65 desa wisata pada tahun 2022, pada tahun 2023 kali ini kampanye sadar wisata berlanjut di 90 desa wisata di 6 destinasi pariwisata prioritas yakni Danau Toba, Borobudur-Prambanan, Bromo Tengger Semeru, Lombok, Labuan Bajo dan Wakatobi.

(Rizka Diputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement