Vaksinasi yang tinggi, membantu Australia untuk menjaga angka kasus Covid-19 relatif rendah dibandingkan dengan negara maju lainnya. Meski memang, untuk dosis vaksin booster berjalan lebih lamban. Data resmi menunjukkan sekitar 72 persen penduduk Australia sudah dibooster dosis 1 (dosis ketiga) dan hanya 44 persen untuk dosis yang keempat (booster dosis 2).
Menkes Mark menegaskan, lansia alias orang-orang yang usianyadi atas 65 tahun tetap berisiko tinggi terkena penyakit parah dan kematian akibat infeksi Covid-19. Maka dari itu, didesak untuk segera vaksinasi booster dosis 3 alias vaksinasi Covid-19 dosis kelima, jika memang sudah memenuhi syarat.
“Vaksinasi dosis kelima ini akan membantu untuk mengatasi apa yang pasti akan menjadi fase selanjutnya, dari gelombang Covid-19 yang berikutnya selama tahun 2023 ini,” pungkas Menkes Mark.
BACA JUGA:Tak Divaksin Tapi Punya Antibodi Covid-19, Ahli Epidemiologi: Tetap Lengkapi Dosis Vaksin!
BACA JUGA:5 Alasan Kenapa Tetap Harus Vaksinasi Booster Dosis 2 Sekarang
(Rizky Pradita Ananda)