Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Respons Sandiaga Tentang Upaya Mengedepankan Pariwisata di Kawasan Candi Borobudur

Novie Fauziah , Jurnalis-Senin, 30 Januari 2023 |19:17 WIB
Begini Respons Sandiaga Tentang Upaya Mengedepankan Pariwisata di Kawasan Candi Borobudur
Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Okezone.com/Novie Fauziah)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendukung upaya mengedepankan pariwisata halal di kawasan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, seperti penyediaan musala dan makanan bersertifikat halal.

"Oleh karena itu kelengkapan berkaitan dengan kebutuhan beribadah, seperti menyediakan musala, makanan yang bersertifikasi halal harus juga ada di destinasi-destinasi wisata," katanya dalam Weekly Press Brief with Sandi Uno secara virtual, Senin (30/1/2023).

 BACA JUGA:Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Dorong Politeknik Pariwisata Medan Cetak Lulusan Berjiwa Wirausaha

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (PT TWC) selaku pengelola Candi Borobudur telah menyediakan beberapa musala di kawasan tersebut yang bisa digunakan pengunjung Muslim untuk salat.

 

Kemudian di kampung-kampung sekitar candi juga ada masjid dan musala yang terbuka untuk umum. Selanjutnya makanan dan minuman yang disajikan wisatawan juga sesuai aspek kehalalan.

 BACA JUGA:Siap Digelar, Ini Sederet Agenda dan Side Event ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogyakarta

Menurut Sandiaga Candi Borobudur merupakan pariwisata spiritual juga destinasi super prioritas yang berkelas dunia, sehingga segala kebutuhan bagi pengunjung harus lengkap.

Sandiaga menyampaikan bahwa agenda ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 diselenggarakan pada bulan depan salah satunya lokasinya di Candi Borobudur. Mempersembahkan bagian wisata terbaik Indonesia kepada para perwakilan negara-negara ASEAN yang akan hadir nantinya.

Oleh karenanya pihaknya memastikan, kawasan wisata Borobudur akan menjadi suatu destinasi holistik spiritual. Serta destinasi yang mengedepankan konservasi, kearifan lokal, cagar budaya dan khususnya kenyamanan bagi para pelaku pariwisata.

"Baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara (wisman dan wisnus), bisa kita pastikan (aman dan nyaman)," ujarnya.

 Ilustrasi

Sandiaga menambahkan, bahwa pihaknya menargetkan kunjungan hingga 20 juta wisman dan wisnus di Borobudur. Untuk itu dibutuhkan fondasi yang kuat, agar nantinya wisata di sekitarnya bisa menjadi salah satu daya tarik utama bagi turis.

"Ini harapannya, agar semua masyarakat mengunjungi wisata destinasi super prioritas Borobudur ini tidak perlu khawatir. Mereka (wisatawan) akan segera dilengkapi kebutuhan untuk pelaksanaan kegiatan keseharian, baik dari segi makanan maupun tempat ibadah," pungkasnya.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement