Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wow! Tak Bisa Dihancurkan Alat Berat, Batu Kingkong 150 Juta Tahun Jadi Daya Tarik Wisata Tanah Bumbu

Antara , Jurnalis-Sabtu, 28 Januari 2023 |16:00 WIB
Wow! Tak Bisa Dihancurkan Alat Berat, Batu Kingkong 150 Juta Tahun Jadi Daya Tarik Wisata Tanah Bumbu
Objek wisata Gua Liang Bangkai di Tanah Bumbu, Kalsel (Foto: Dispar Tanah Bumbu)
A
A
A

KEINDAHAN dan keunikan objek wisata di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan mampu menarik wisatawan lokal hingga mancanegara untuk berlibur. Daerah berjuluk 'Bumi Bersujud' memiliki banyak potensi wisata, khususnya wisata alam.

"Jumlah wisatawan yang datang ke Tanah Bumbu rata-rata mencapai 17.553 pengunjung/bulan," ungkap

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tanah Bumbu, Hamalludin Taher mengutip Antara.

Taher menuturkan, wisatawan berasal Kalimantan yang mendominasi berkunjung ke Tanah Bumbu, yakni dari Kota Banjarmasin, Barabai (Hulu Sungai Tengah), Kandangan (Hulu Sungai Selatan), sedangkan dari Pulau Jawa asal Kota Bandung.

BACA JUGA: Menyibak Misteri Watu Gong, Benda Purbakala Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan
Infografis Geopark di Indonesia

Adapun wisatawan mancanegara di antaranya yakni Malaysia, Thailand, Singapura, India, Bangladesh, Pakistan, dan paling banyak dari Tiongkok.

Di Tanah Bumbu, Taher mengatakan terdapat tiga objek wisata yang masuk kawasan Geopark Meratus, di antaranya Geosite Goa Liang Bangkai di Desa Dukuh Rejo Kecamatan Mentewe, Geosite Liang Akar di Desa Mentewe Kecamatan Mentewe dan Geopark Plagiograniteit di Desa Gunung Besar Kecamatan Simpang Empat.

Sementara, Kepala Bidang Bidang Daya Tarik dan Destinasi Pariwisata Ari Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tanah Bumbu, Herlianto menjelaskan, keunikan objek wisata Gua Liang Bangkai terdapat artefak atau benda purbakala, seperti alat perhiasan yang menunjukkan kecakapan kerja manusia pada zaman dahulu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement