Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stunting di Indonesia Masih Tinggi, Dokter Gizi Soroti Anak Berisiko Alami Penyakit Tidak Menular

Kevi Laras , Jurnalis-Jum'at, 27 Januari 2023 |07:00 WIB
Stunting di Indonesia Masih Tinggi, Dokter Gizi Soroti Anak Berisiko Alami Penyakit Tidak Menular
kenali risiko PTM karena stunting pada anak, (Foto: BBC)
A
A
A

“Makanya ini harusnya diminimalisir dan harus dilakukan pencegahan (stunting)," sambungnya.

Maka dari itu, ia mendorong setiap orang tua untuk menyajikan makanan gizi seimbang pada anak. Sumbernya bisa dari protein hewani dan nabati, yang disesuaikan lagi dengan kebutuhan anak.

Dokter Marya menjelaskan, asupan protein hewani dan nabati ini jadi penting mengingat protein adalah salah satu asupan yang dibutuhkan untuk membentuk sel-sel baik dalam tubuh.

Bahkan protein juga berperan penting dalam membentuk sistem kekebalan tubuh (imunitas) pada anak, agar terhindar dari berbagai penyakit.

"Sifat protein membentuk sel tubuh, anak bertumbuh karena adanya sel. Agar bisa membentuk sel baik, kita butuh nutrisi baik yaitu protein. Tapi bukan hanya protein tapi juga butuh kerjasama dengan lainnya, jadi sistem imun, hormon dan perkembangan sel otak juga membutuhkan protein," tutur. dr. Marya panjang lebar.

 BACA JUGA:Kemenkes Sebut Angka Prevalensi Stunting Turun Jadi 21,6 Persen

BACA JUGA:Hari Gizi Nasional, Ini Cara Atasi Stunting Menurut Ahli!

(Rizky Pradita Ananda)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement