Wiwiek menambahkan, kegiatan ini sesuai dengan instruksi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi yang mengimbau kepada seniman dan anak muda untuk memanfaatkan Komplek Alun-Alun Surabaya, seperti Balai Pemuda dan Gedung Balai Budaya sebagai pusat kesenian dan budaya.
Oleh karena itu, kata dia, Disbudporapar Surabaya memberi ruang bagi seniman dan anak muda untuk menampilkan karyanya.
"Tentunya agar mereka bisa berkreasi, kami menyediakan ruang menyalurkan kreasinya," pungkasnya.
(Rizka Diputra)