Mendapati kendala semacam ini, ingatan Fiersa langsung terlempar pada peraturan yang telah dilanggar. Tak lain, rombongan pendakian Fiersa Besari membuat kata dingin sebagai lelucon.
"Kami teringat bercandaan kami yang berulang kali berucap kata dingin, padahal sudah dilarang oleh warga lokal" ujar Fiersa.

Dari sana, Fiersa Besari semakin tersadar bahwa gunung diibaratkan sebagai rumah. Dimana setiap rumah pasti memiliki aturan tersendiri.
Boleh saja tak percaya akan aturan-aturan yang ditetapkan, tapi sudah sepatutnya untuk menghormati.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.