Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akibat Cinta Buta, Inilah Alasan Kenapa Disebut Gunung Tangkuban Perahu

Rina Anggraeni , Jurnalis-Selasa, 10 Januari 2023 |10:30 WIB
Akibat Cinta Buta, Inilah Alasan Kenapa Disebut Gunung Tangkuban Perahu
Kawah Gunung Tangkuban Perahu di Bandung, Jawa Barat (Foto: Instagram/@hfzksnrhmi24)
A
A
A

Dayang Sumbi kemudian menjelaskan bahwa ia sesungguhnya adalah ibu kandung dari Sangkuriang. Oleh karena itu dia tidak bersedia menikah dengan anak kandungnya tersebut.

Namun, Sangkuriang yang telah dibutakan oleh hawa nafsu tidak mempedulikan penjelasan Dayang Sumbi, dia tetap bersikukuh akan menikahi Dayang Sumbi. Alhasil, Dayang Sumbi memberi syarat berat kepada Sangkuriang jika memang ngotot ingin menikahinya. Salah satunya ialah Sangkuriang harus membuatkan perahu berukuran besar dan danau.

Infografis Gunung Terpendek di Dunia

Di mana pekerjaan tersebut harus rampung dalam waktu satu malam. Misi yang sangat mustahil untuk dilakukan oleh orang awam. Singkat cerita, saat Sangkuriang nyaris menyelesaikan pekerjaannya, Dayang Sumbi tak kehabisan akal. Ia pun menggelar kain-kain hasil tenunannya di ufuk timur seraya berdoa agar usaha Sangkuriang gagal total.

Doanya pun dikabulkan, kain-kain tenunannya tersebut secara ajaib memancarkan cahaya kemerahan di ufuk timur, seakan fajar telah menyingsing. Ayam-ayam jantan pun mulai berkokok penanda waktu pagi tiba.

Sangkuriang yang panik dan sadar usahanya akan gagal kemudian menendang perahu besar yang telah dibuatnya hingga terlempar jauh dan jatuh tertelungkup. Menjelmalah perahu besar itu menjadi sebuah gunung yang kini dinamakan Gunung Tangkuban Perahu.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement