“Ditambah gejala lain yang menyertai seperti demam, diare, batuk dan pilek sudah tidak ada lagi," lanjutnya.
Syahril menambahkan, anak-anak yang terkena gangguan ginjal akut misterius termasuk yang sudah berhasil sembuh, tidak semuanya harus cuci darah di kemudian hari.
“Secara umum anak ini kondisinya baik dan tidak perlu lagi cuci darah, tidak semuanya harus melakukan," pungkasnya singkat.
(Dyah Ratna Meta Novia)