Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Catat! Ini 5 Cara Menjaga Tubuh Tetap Sehat saat Traveling di Tahun Baru

Dita Mawanda , Jurnalis-Kamis, 29 Desember 2022 |16:00 WIB
Catat! Ini 5 Cara Menjaga Tubuh Tetap Sehat saat Traveling di Tahun Baru
Ilustrasi traveler (Foto: ANTARA/Pexel)
A
A
A

SUHU di bulan Desember terlalu dingin sehingga sangat rentan orang terserang flu atau batuk. Oleh karena itu, penting sekali menjaga kesehatan tubuh apalagi jika hendak bepergian atau traveling akhir tahun. Terlebih lagi COVID-19 masih mengintai.

Dr. Chris McStay, Wakil Ketua Operasi klinis di Departemen Kedokteran Darurat New York-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center membagikan tips agar tetap sehat saat pergi liburan di tahun baru, sebagaimana dilansir dari Travel and Leisure.

Musim dingin dan flu tahun ini cukup berbeda

Diketahui tahun 2022, musim dingin dan flu dianggap sebagai ‘triplemik’ dengan pertemuan Covid-19, flu, dan Respitory syncytial virus (RSV) yang semuanya berkumpul sekaligus, jelas Dr.McStay.

“Dengan pengukuran objektif, musim ini lebih buruk dari musim sebelumnya. Secara nasional, kami melihat aktivitas yang meluas dan Negara Bagian New York mengalami influenza terburuk sejak 2009,” ungkapnya.

Tetap up to date terkait vaksinasi

Dr. McStay memberi saran agar para pelancong yang ingin berlibur tetap merasa nyaman di jalan adalah dengan melakukan vaksinasi.

“Vaksin, terutama untuk influenza dan Covid-19, menjadi andalan pencegahan dan memiliki dampak yang berarti baik pada tingkat populasi maupun individu,” katanya.

Selain harus vaksinasi, pelancong diharapkan tetap menerapkan kebersihan yang baik, praktik mencuci tangan, dan memakai masker yang menurut Dr. McStay tidak lagi diberlakukan namun, sangat dianjurkan.

Apakah kursi pesawat bisa memengaruhi seseroang untuk sakit?

Memilih tempat duduk di dekat jendela pesawat sangat disarankan oleh McStay, hal ini untuk mengurangi kemungkinan tertular virus melalui udara.

“Ada beberapa data yang menunjukkan bahwa kursi dekat jendela dapat mengurangi kemungkinan terpapar virus tertentu, mengingat lebih sedikit orang yang akan berjalan melewati penumpang yang duduk di kursi tersebut,” ujar Dr. McStay.

Sambungnya, “Penutupan dan interaksi kompleks yang dihadapi para pelancong (melalui keamanan, naik pesawat, dll) memberikan penekanan yang tinggi untuk mendapatkan tempat duduk seperti itu mungkin tidak sepadan.”

Apakah perjalanan menurunkan sistem kekebalan tubuh?

Menurut Dr. McStay, perjalanan yang dilakukan pelancong tidak secara inheren menurunkan kekebalan tubuh atau membuat sakit, namun kemungkinan terjadi bisa stres. Dia merekomendasikan untuk Anda bisa mempertahankan siklus tidur normal dan makan makanan yang seimbang.

Pasalnya, hal itu membantu mengurangi stres dan menjaga sistem kekebalan tubuh mereka bekerja di semua silinder.

Ilustrasi

Apakah mengonsumsi vitamin dapat membantu?

Pernyataan Dr. McStay, jika sarannya ini berkaitan dengan vitamin dan suplemen umum, dirinya tidak bisa menjamin merek tertentu. Ya, dia mengatakan, data untuk mendukung vitamin dapat membantu berperan dalam menjaga kesehatan pelancong.

Tambahan darinya, “Secara umum, daripada berfokus pada suplemen vitamin tertentu,diet seimbang lebih disukai.”

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement