Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sandiaga Ingatkan Masyarakat Tetap Jaga Prokes jika PPKM Dihapus

Novie Fauziah , Jurnalis-Senin, 26 Desember 2022 |20:25 WIB
Sandiaga Ingatkan Masyarakat Tetap Jaga Prokes jika PPKM Dihapus
Menparekraf Sandiaga Uno (Okezone.com/Novie)
A
A
A

PEMERINTAH berencana menghapus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akhir tahun ini, menyusul COVID-19 makin terkendali. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno minta masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan.

Menurutnya jika PPKM dihapus permanen, maka sektor parekraf akan mengacu pada ketentuan yang tertuang di dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) yang melandasi kebijakan-kebijakan pandemi COVID-19.

 BACA JUGA:Sandiaga Uno Sebut Resesi Global 2023 Bisa Mempengaruhi Pengeluaran Wisatawan Mancanegara

Penghapusan PPKM nantinya akan berpatokan sesuai dengan hasil sero survei, yakni untuk mengecek tingkat imunitas masyarakat Indonesia. Apabila tingkat imunitas masyarakat masih di atas 98 BB persen, maka kemungkinan pula PPKM akan benar-benar berakhir pada 31 Desember 2022 mendatang.

 

"Jika hasil daripada penanganan pandemi, khususnya berkaitan dengan varian baru yang sekarang sedang terjadi di China ini kita bisa kendalikan lagi di sini. Maka diharapkan PPKM akan berakhir (akhir 2023), " katanya dalam Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2022 Kemenparekraf di Balairung Soesilo Soedarman, Kemenparekraf, Jakarta Senin (26/12/2022).

 BACA JUGA:Labersa Kaldera Resort Ditarget Rampung Juli 2024, Sandiaga: Bakal Jadi Waterpark Kelas Dunia!

Sandiaga mengimbau, meskipun PPKM nantinya akan benar-benar berakhir, maka pihaknya akan tetap mengingatkan akan protokol (prokes) di sejumlah destinasi wisata di Indonesia. Khususnya dalam penerapan Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE).

"Kami memiliki program yang akan terus mendorong lesson learned dari pandemi ini. Jangan sampai pudar, kita utamakan kesehatan dan keselamatan dari masyarakat kita," ujarnya.

Sekretaris Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Oni Yulfian menambahkan, bahwa saat ini Covid-19 belum benar-benar berakhir. Terlebih tingkat penyebaran di Tiongkok saat ini masih terbilang tinggi adanya pandemi tersebut.

Menurut Oni, Covid-19 ini masih menjadi ancaman khususnya bagi sektor Parekraf di Indonesia. Khususnya beberapa varian baru yang sempat mengancam kembali masyarakat, khawatir akan kembali menyebar luas.

 Ilustrasi

"Jadi kami mengimbau, mari kita bersama-sama mematuhi kaidah-kaidah yang telah ditetapkan, terutama dari teman-teman pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Patuhilah kaidah-kaidah atau standar CHSE," pungkasnya.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement