Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyebab Pembuluh Darah Pecah, Kondisi yang Sempat Dialami Ridwan Saidi

Kevi Laras , Jurnalis-Minggu, 25 Desember 2022 |15:16 WIB
Penyebab Pembuluh Darah Pecah, Kondisi yang Sempat Dialami Ridwan Saidi
Ridwan Saidi meninggal dunia. (foto: Okezone)
A
A
A

Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), di antara komplikasi dari hipertensi dapat menyebabkan kerusakan serius pada jantung. Tekanan berlebih dapat mengeraskan arteri, menurunkan aliran darah dan oksigen ke jantung, berkurangnya aliran darah ini dapat menyebabkan:

- Nyeri dada, juga disebut angina.

- Serangan jantung, yang terjadi ketika suplai darah ke jantung tersumbat, dan sel otot jantung mati karena kekurangan oksigen.

- Semakin lama aliran darah tersumbat, semakin besar kerusakan pada jantung.

- Gagal jantung, yang terjadi ketika jantung tidak dapat memompa cukup darah dan oksigen ke organ tubuh vital lainnya.

- Detak jantung tidak teratur yang dapat menyebabkan kematian mendadak.

Namun sejauh ini, belum ada keterangan lanjut soal akibat pasti dari Ridwan Saidi meninggal dunia. Apa yang diinformasikan merupakan kabar terakhir, kondisi almarhum sebelum masuk meninggal dunia.

Sekadar informasi, American College of Cardiology dan American Heart Association membagi tingkat tekanan darah yaitu tekanan darah normal 120/80 mm Hg atau lebih rendah. Kalau tekanan darah tinggi. Angka atas berkisar antara 120 hingga 129 mm Hg dan angka bawah di bawah, bukan di atas, 80 mm Hg.

(Vivin Lizetha)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement