Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Penyakit yang Mengintai ketika Kebanyakan Makan Kue Natal

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Sabtu, 24 Desember 2022 |13:39 WIB
4 Penyakit yang Mengintai ketika Kebanyakan Makan Kue Natal
Ilustrasi Kue Natal. (Foto: Freepik)
A
A
A

MAKANAN dan minuman manis memang kerap hadir ketika ada perayaan natal dan tahun baru. Mungkin banyak yang berpikir tidak apa mengonsumsi makanan manis tersebut hanya untuk 1-2 hari saja.

Tapi pada kenyataannya, konsumsi gula harian dapat membuat tubuh tidak seimbang loh. Lantas, bagaimana cara untuk mulai membatasi diri dalam mengonsumsi gula harian?

Sebelum mengetahui tips untuk membatasi diri dalam mengonsumsi gula harian, Anda juga perlu mengetahui beberapa risiko konsumsi gula berlebih.

Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Pondok Indah, dr. Juwalita Surapsari mengungkapkan, gula yang dikonsumsi secara tidak terukur dapat membahayakan kesehatan. Pasalnya, selain memberikan efek kecanduan, konsumsi gula berlebih juga dapat menimbulkan sejumlah penyakit, antara lain:

Kue Natal

Karies gigi

Penyakit paling ringan yang mungkin terjadi akibat konsumsi gula berlebih adalah munculnya karies gigi. Bakteri di dalam mulut akan mengubah kandungan gula dari makanan atau minuman yang Anda konsumsi menjadi asam.

Apabila Anda tidak rajin menyikat gigi, timbunan asam tersebut dapat menjadi sarang berkembangnya kuman dan berubah menjadi karies gigi yang menyebabkan gigi berlubang.


Obesitas

Asupan gula tambahan yang tinggi akan menyebabkan asupan energi menjadi berlebih sehingga meningkatkan risiko Anda mengalami penambahan berat badan hingga obesitas.


Perlemakan hati

Perlemakan hati disebabkan oleh asupan gula tambahan jenis fruktosa yang berlebih. Ketika asupan fruktosa berlebih, maka hati akan mengubahnya menjadi lemak. Lemak tersebut akan membebani hati dan menyebabkan perlemakan hati.


Diabetes melitus

Konsumsi gula tambahan juga dapat meningkatkan risiko resistensi insulin. Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas untuk mengatur kadar gula darah.

“Resistensi insulin ini akan menyebabkan gangguan metabolisme karbohidrat yang akhirnya memicu timbulnya diabetes melitus. Diabetes dapat menyebabkan komplikasi lainnya seperti penyakit pembuluh darah di jantung dan perifer,” papar dr. Juwalita, melalui keterangan tertulisnya.

Melihat risikonya yang berbahaya bagi kesehatan, konsumsi gula harian harus dibatasi jumlahnya. Jenis gula yang perlu diwaspadai konsumsinya adalah gula tambahan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement