Santo Nikolas mendengar kabar itu dan berniat untuk membantu. Sayangnya, saudagar itu terlalu sombong menerima bantuan. Oleh karena itu, Santo Nikolas melemparkan tiga kantong koin emas melalui cerobong asap.
Putri saudagar itu kebetulan menjemur kaus kaki dekat perapian agar cepat kering. Emas mendarat di dalam kaus kaki. Dari situ awal mula tradisi menggantung kaus kaki berasal.

4. Penyihir Baik dari Italia
Dongeng dari Italia menceritakan penyihir baik bernama La Befana. Anak-anak sudah mempersiapkan kedatangan La Bafana dengan menggantungkan kaus kaki pada tanggal 5 Desember.
Penyihir itu akan mendatangi rumah-rumah untuk memberikan hadiah kepada anak baik pada hari Natal. Sedangkan, anak-anak nakal akan menerima batu kerikil dari La Befana.
Demikian alasan kenapa waktu Natal menggantung kaus kaki.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.