Perampokan tak hanya terjadi di jalanan. Pekan lalu, bintang sepak bola Inggris Raheem Sterling mengalami perampokan bersenjata di rumahnya, London. Koleksi jam tangan senilai USD360 ribu (Rp5,6 miliar) menjadi sasaran perampok.
Pada tahun 2022, harga rata-rata jam tangan mewah yang dicuri di London akan menjadi sekitar 9.000 pound (Rp172 juta), naik dari antara 4.000 pound (Rp75 jutaan) dan 5.000 pound (Rp94 jutaan) pada tahun-tahun sebelumnya, menurut data polisi.

Fenomena influencer media sosial atau konten kreator YouTube, yang menampilkan barang-barang mewah di unggahannya membuat para pencuri mempelajarainya dan bahkan mengenali hanya dengan melihatnya.
“Saat Anda memiliki jam tangan seperti Richard Mille atau (Audemars Piguet) Royal Oak, (pencuri) langsung mengenalinya,” kata Oliver Mueller, kepala grup konsultan jam tangan Swiss Luxe Consult.
Sejauh ini, penjualan jam tangan mewah tetap relatif kuat, meskipun harga jam tangan Rolex, Patek, dan Audemars Piguet telah turun secara signifikan sejak Maret di pasar sekunder.