Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Revitalisasi 300 Ribu Posyandu, Kemenkes Fokus Bina Kader dan Pemenuhan Alat Kesehatan

Kevi Laras , Jurnalis-Sabtu, 17 Desember 2022 |18:05 WIB
Revitalisasi 300 Ribu Posyandu, Kemenkes Fokus Bina Kader dan Pemenuhan Alat Kesehatan
revitalisasi posyandu, (Foto: Instagram @bhayangkari_pc_psgkayu)
A
A
A

PEMBINAAN kader di posyandu dan terpenuhinya jumlah alat kesehatan di daerah, tengah jadi salah satu perhatian utama program Kementerian Kesehatan saat ini.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini pemerintah memang sedang fokus untuk revitalisasi posyandu sebagai bagian untuk menunjang pelayanan primer kesehatan masyarakat, pertama dengan usaha pemenuhan fasilitas serta alat kesehatan (Alkes) penunjang di daerah.

"Seluruh puskesmas dan posyandu terus kita upayakan untuk dilengkapi alat-alat kesehatan seperti alat periksa jantung, alat usg, dan lain sebagainya," bunyi keterangan Menkes Budi, dikutip dari Sehat Negeriku Kemenkes, Sabtu (17/12/2022)

Program posyandu primer ini, merupakan bagian dari implementasi dari 6 pilar transformasi kesehatan, pilar pertama transformasi layanan primer.

Selain alat kesehatan, tak kalah penting yakni bekal untuk para kader posyandu yang menjadi ujung tombak dari pelayanan kesehatan. Sebab para kader ini wajib memberikan edukasi yang tepat ke masyarakat tentang penerapan kebiasaan hidup sehat.

 

“Paling penting saat ini adalah transformasi layanan primer, yang menjadi fokus yakni pada revitalisasi posyandu dan puskesmas. Semoga program revitalisasi posyandu, dan puskesmas yang tujuannya menjaga agar masyarakat hidup sehat bisa kita realisasikan,” sambung Menkes Budi.

Sebagai informasi, belum lama ini Kemenkes mengumumkan rencana program revitalisasi ratusan ribu Posyandu di Indonesia. Dalam praktiknya, Kementerian Kesehatan menjalin kerja sama dengan PBNU dalam mengampanyekan gerakan promotif dan preventif layanan kesehatan primer, kepada masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat NU dan revitalisasi posyandu.

Menurut keterangan Menkes Budi di acara PBNU Jakarta belum lama ini, total posyandu akan direvitalisasi sekitar 300 ribu di seluruh Indonesia yang anggarannya untuk layanan primer promontif dan preventif dengan nilai di atas Rp20Triliun.

 BACA JUGA:Kasus Gangguan Ginjal Akut pada Anak, Ombudsman Desak Menkes dan Kepala BPOM Tanggung Jawab

BACA JUGA:Terdampak Pandemi, Kemenkes Segera Reaktivasi Posyandu di Seluruh Indonesia

(Rizky Pradita Ananda)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement