Terkait rencana untuk memiliki anak, Prof. Zubair mengatakan hal ini tak masalah. Selama sang suami rutin konsumsi obat ARV tersebut, sehingga tidak menularkan virus HIV ke istri dan calon anaknya kelak.
"Yang penting adalah selalu saling mengingatkan waktu minum obat untuk jangka panjang banget. Selama itu dikerjakan, maka akan aman dan tidak bakal terjadi penularan serta kegawatan. Kalau kemudian menikah dan hamil, maka bayi itu hanya bisa tertular HIV dari ibunya. Artinya selama suami tidak putus obat, virus tidak muncul lagi," jelasnya panjang lebar.
Maka dari itu, di saat virus tidak muncul lagi, maka suami tidak lagi bisa menularkan ke istri. Sehingga bayi pun tidak bisa tertular HIV juga.
BACA JUGA:Benarkkah Sunat Bisa Cegah Penularan HIV/AIDS?
BACA JUGA:Calon Ibu Pengidap HIV Bisa Cegah Penularan ke Anak? Ahli Kesehatan: Bisa, Asal.
(Rizky Pradita Ananda)