Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kurangi Risiko Terinfeksi HIV, Salah Satunya Pakai Kondom!

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Senin, 05 Desember 2022 |12:31 WIB
Kurangi Risiko Terinfeksi HIV, Salah Satunya Pakai Kondom!
Pakai kondom (Foto:Glamour)
A
A
A

PENYAKIT HIV dan AIDS saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang mengancam dunia. Resiko kematian yang diakibatkan oleh penyakit ini tergolong masih tinggi.

dr. Endah Setyaningsih dari RSUI menjelaskan, setiap tanggal 1 Desember kita memperingati hari AIDS sedunia. Hal ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para penderita AIDS serta memberikan edukasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat agar terhindar dari tindakan/ perilaku yang berisiko tertular penyakit HIV dan AIDS .

 mencegah HIV

"Namun, Sebagian dari kita masih belum memahami dengan tepat penyakit HIV dan AIDS," ujarnya.

Perlu diketahui, kata dr. Endah Setyaningsih, HIV (human immunodeficiency virus) merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Virus ini dapat menular dan masuk ke tubuh manusia melalui kontak dengan cairan tubuh pasien, seperti melalui darah, cairan semen ataupun vagina, ASI, ataupun dari ibu ke bayi saat kehamilan ataupun persalinan.

Ketika virus masuk, virus akan berkembang. Namun pada beberapa minggu pertama mungkin penderita tidak merasakan gejala apapun.

Seiring perjalanannya, virus terus membuat sistem kekebalan penderita melemah dan muncul gejala-gejala, seperti demam, menggigil, mudah merasa lelah, nyeri otot, nyeri tenggorokan, sariawan di mulut, kemerahan pada kulit, dan pembesaran kelenjar getah bening. Gejala ini tidak spesifik dan dapat muncul diberbagai penyakit lain.

AIDS (acquired immune deficiency syndrome) merupakan kumpulan gejala atau penyakit yang beragam yang disebabkan oleh penurunan sistem kekebalan akibat infeksi virus HIV. Biasanya penderita mengalami gejala yang lebih beragam dengan berbagai infeksi, seperti infeksi jamur, infeksi TBC, infeksi virus lain, ataupun diare yang berkepanjangan.

 BACA JUGA:Benarkkah Sunat Bisa Cegah Penularan HIV/AIDS?

dr. Fhathia Avisha dari RSUI menambahkan, seseorang dapat mengurangi risiko terinfeksi HIV dengan membatasi pajanan terhadap faktor risiko. Pendekatan dalam pencegahan HIV meliputi:

1. Penggunaan kondom

2. Pemeriksaan dan konseling HIV dan infeksi menular seksual lainnya

3. Pemeriksaan dan konseling yang berhubungan dengan TB

4. Voluntary medical male circumcision (VMMC)

5. Penggunaan obat antiretroviral sebagai pencegahan

6. Pelarangan individu yang menggunakan/menginjeksikan obat secara bersama

7. Mengeliminasi transmisi HIV dari ibu ke anak

"Jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan dokter di RSUI untuk mendapatkan pemeriksaan HIV secara menyeluruh apabila Anda memiliki risiko untuk terinfeksi ataupun memiliki keluhan-keluhan seperti yang sudah dipaparkan di atas," terang dr. Fhathia Avisha.

Apabila penyakit ini diketahui lebih awal, diharapkan hasil pengobatan juga lebih baik. Mari kita sonsong masa depan yang lebih baik dengan menghindari perilaku yang berisiko, serta meningkatkan kepedulian kepada para penderita HIV dan AIDS. Dukungan dan semangat dari kita sangat berarti bagi mereka.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement