SERING kita mendengar larangan makan kacang untuk orang-orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi.
Secara kandungan, kacang sendiri mengandung lemak tak jenuh tunggal dan sterol yang dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol. Kacang juga merupakan sumber protein nabati yang baik, yang bisa membantu menurunkan berat badan.
Kacang dalam berbagai bentuk, mulai dari kacang tanah, selai kacang, dan minyak kacang semuanya bermanfaat untuk kolesterol. Meski tinggi kalori, asal dimakan dalam jumlah sedang alias tak berlebihan, menurut American Heart Association (AHA), porsi yang disarankan untuk kacang dan termasuk kacang tanah, CUKUO segenggam kecil atau 1,5 ons kacang utuh alias 2 sendok makan selai kacang.
Lantas benarkah kacang berpengaruh negatif bagi penderita kolesterol tinggi? Mengutip Medical News Today, Senin (28/11/2022) kacang adalah sumber lemak tak jenuh tunggal. Lemak tak jenuh tunggal ini membantu mengurangi kolesterol Low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat dalam tubuh dan bisa membantu melindungi kesehatan jantung
Kacang juga disebutkan mengandung berbagai senyawa yang membantu mencegah penyerapan kolesterol dari sumber makanan, yakni senyawa resveratrol, asam fenolik, flavonoid, fitosterol. Sebagai contoh, senyawa fitosterol diketahui bisa meningkatkan kadar kolesterol dan menurunkan kolesterol LDL hingga 14 persen, membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.