HARI Diabetes Sedunia diperingati setiap tanggal 14 November. Untuk itu, penting bagi kita untuk mengingat kembali bahaya dari penyakit diabetes. Penyakit diabetes terjadi saat organ pankreas tidak dapat memproduksi insulin. Penyebab terjadinya sering dikaitkan dengan pola makan, olahraga dan kegemukan, dan pola tidur kurang sehat.
Gejala penyakit diabetes memang beragam. Dalam beberapa kasus diabetes, gula darah yang tinggi bertindak bagaikan racun. Diabetes disebabkan karena adanya gangguan dalam tubuh, sehingga tubuh tidak mampu menggunakan glukosa darah ke dalam sel, sehingga glukosa menumpuk dalam darah.

Setiap penderita diabetes memiliki gejala beragam, ada yang memiliki gejala ringan bahkan berat. Lantas, apa saja gejala yang umum dirasakan penderita diabetes? Lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.
1. Sering buang air kecil
Karena sel-sel di tubuh tidak dapat menyerap glukosa, ginjal mencoba mengeluarkan glukosa sebanyak mungkin. Sebabnya, penderita lebih sering kencing daripada orang normal dan mengeluarkan lebih dari 5 liter air kencing sehari.
2. Rasa haus berlebihan
Dengan hilangnya air dari tubuh karena sering buang air kecil, penderita merasa haus dan membutuhkan banyak air. Rasa haus yang berlebihan berarti tubuh mencoba mengisi kembali cairan yang hilang itu.
3. Berat badan menurun
Kadar gula darah terlalu tinggi juga bisa menyebabkan penurunan berat badan yang cepat. Karena hormon insulin tidak mendapatkan glukosa untuk sel, yang digunakan sebagai energi. Sehingga tubuh memecah protein dari otot sebagai sumber alternatif bahan bakar.
4. Sering merasa lapar
Rasa lapar yang berlebihan bisa jadi tanda diabetes lainnya. Ketika kadar gula darah merosot, tubuh mengira belum diberi makan dan lebih menginginkan glukosa yang dibutuhkan sel.
5. Terjadi masalah kulit
Kulit gatal, sebagai akibat kulit kering seringkali menjadi tanda peringatan diabetes. Tak hanya itu, kondisi kulit gelap di sekitar daerah leher atau ketiak juga bisa menjadi tanda diabetes.
6. Infeksi jamur
Diabetes dianggap sebagai keadaan imunosupresi dimana meningkatkan kerentanan terhadap berbagai infeksi, meskipun yang paling umum adalah candida. Jamur dan bakteri akan tumbuh subur di lingkungan yang kaya akan gula.
7. Luka di area genital
Kandungan glukosa yang tinggi dalam urin membuat daerah genital menjadi seperti sariawan dan akibatnya menyebabkan pembengkakan dan gatal.
8. Mudah lelah dan gampang tersinggung
Ketika orang memiliki kadar gula darah tinggi kerap merasa tak enak badan. Sehingga menyebabkan kelelahan dan kecenderungan untuk mudah tersinggung.
9. Pandangan yang kabur
Penglihatan kabur atau sesekali melihat kilatan cahaya termasuk akibat langsung kadar gula darah tinggi. Membiarkan gula darah tidak terkendali dalam waktu lama bisa menyebabkan kerusakan permanen, bahkan mungkin kebutaan.
Pembuluh darah di retina menjadi lemah setelah bertahun-tahun mengalami hiperglikemia dan mikro-aneurisma yang melepaskan protein berlemak yang disebut eksudat.
10. Kesemutan atau mati rasa
Kesemutan dan mati rasa di tangan dan kaki, bersamaan dengan rasa sakit yang membakar atau bengkak adalah tanda saraf sedang dirusak oleh diabetes. Bila kadar gula darah dibiarkan merajalela terlalu lama, kerusakan saraf bisa menjadi permanen.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.