Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Hari Jomblo Sedunia, Kini Jadi Festival Belanja Online Terbesar

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Jum'at, 11 November 2022 |12:32 WIB
Sejarah Hari Jomblo Sedunia, Kini Jadi Festival Belanja Online Terbesar
Ilustrasi Jomblo. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Dari awal mula yang sederhana itu, momen Singles Day dimanfaatkan para industri retail untuk mendapatkan untung dari para jomblo untuk melakukan me time dengan berbelanja. Bahkan, tercatat, pada tahun 2017, penjualan mereka mencapai hingga USD25 miliar di momen Single Day alias Hari Jomblo sedunia itu.

Perusahaan melihat ini sebagai peluang yang menguntungkan. Pada tahun 2009, Alibaba mencap Single's Day sebagai festival belanja online dan mulai menawarkan diskon kepada pembeli. Pesaingnya JD.com juga ikut-ikutan

Festival belanja 11/11 tahun 2009 hanya 27 merek yang berpartisipasi. Jumlahnya naik 100.000 kali lipat pada 2021. Alibaba mengatakan telah bekerja sama dengan lebih dari 250.000 merek. Pada tahun yang sama, hiruk-pikuk belanja besar-besaran selama 24 jam menghasilkan total penjualan USD38,4 miliar dalam sehari.

Menurut data Reuters, pada tahun 2013 dibutuhkan waktu 6 menit 7 detik untuk mencapai angka penjualan 1 miliar yuan (Rp 2,16 triliun). Sementara pada 2018, angka itu berhasil ditembus hanya dalam 21 detik.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement