KEMENTERIAN Kesehatan telah mengumumkan bahwa faktor terbesar penyebab gangguan ginjal akut adalah keracunan zat etilen glikol dan dietilen glikol yang ada di dalam obat sirup.
Hal ini diumumkan oleh Juru Bicara Kemenkes RI, dr. Mohammad Syahril secara langsung.

"Dari hasil penelitian, termasuk pengujian darah dan urine pasien, didapat suatu zat yang menjadikan sebab terjadinya keracunan atau intoksikasi pada ginjal anak tersebut," papar dr.Syahril.
Diketahui penelitian yang dipimpin Kemenkes tersebut digelar dengan melakukan pengujian pada beberapa faktor penyebab gangguan ginjal akut termasuk dehidrasi, perdarahan, infeksi virus, bakteri, atau parasite.
"Hasilnya mengerucut ke keracunan zat etilen glikol dan dietilen glikol yang terkandung di dalam obat sirup yang tercemar zat berbahaya. Kami sampaikan sekali lagi, itu adalah faktor penyebab terbesar," tambah Syahril.
Namun, secara medis gagal ginjal akut tidak hanya bisa terjadi karena dipicu keracunan zat berbahaya. Bisa juga karena beberapa faktor lainnya. Apa saja?
1. Aliran darah berkurang
Beberapa penyakit dan kondisi dapat memperlambat aliran darah ke ginjal dan menyebabkan AKI atau acute kidney injury. Mulai dari tekanan darah rendah (hipotensi) atau syok, kehilangan darah atau cairan (seperti perdarahan, diare berat), serangan jantung, gagal jantung, dan kondisi lain yang menyebabkan penurunan fungsi jantung, kegagalan organ (misalnya jantung, hati).
Selain itu juga terlalu sering menggunakan obat pereda nyeri yang disebut NSAID yang digunakan untuk mengurangi pembengkakan atau menghilangkan rasa sakit akibat sakit kepala, pilek, flu, dan penyakit lainnya (Contoh termasuk ibuprofen, ketoprofen, dan naproxen). Selain itu bisa juga dipicu karena terjadinya reaksi alergi parah, luka bakar, cedera, dan operasi besar.
BACA JUGA:BPOM Cabut Izin Edar 29 Obat Sirup Terkait Gagal Ginjal Akut, Simak Daftarnya Yuk!
2. Kerusakan langsung pada ginjal
Penyakit dan kondisi dapat merusak ginjal dan menyebabkan gangguan ginjal akut contohnya termasuk di antaranya yakni,
1. Jenis infeksi parah yang mengancam nyawa, 'sepsis'
2. Jenis kanker 'multiple myeloma'
3. Kondisi langka yang menyebabkan peradangan dan jaringan parut pada pembuluh darah, membuatnya kaku, lemah, dan menyempit (vaskulitis)
4. Reaksi alergi terhadap jenis obat tertentu (nefritis interstisial
5. Sekelompok penyakit (scleroderma) yang mempengaruhi jaringan ikat yang menopang organ dalam
6. Kondisi yang menyebabkan peradangan atau kerusakan pada tubulus ginjal, pembuluh darah kecil di ginjal, atau unit penyaringan di ginjal seperti nekrosis tubulus, glomerulonefritis, vaskulitis, atau mikroangiopati trombotik.