Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kesultanan Palembang Darussalam Pamerkan 2 Manuskrip Kuno, Apa Isinya?

Nur Afifah , Jurnalis-Rabu, 09 November 2022 |09:30 WIB
Kesultanan Palembang Darussalam Pamerkan 2 Manuskrip Kuno, Apa Isinya?
Sultan Mahmud Badaruddin IV Jaya Wikrama R.M. Fauwaz Diraja (Foto: ANTARA/Yudi Abdullah)
A
A
A

KESULTANAN Palembang Darussalam memamerkan koleksi dua naskah (manuskrip) kuno dalam Festival Literasi se-Sumatera Selatan di daerah setempat pada 5-7 November 2022.

Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M. Fauwaz Diradja pada hari terakhir pameran mengatakan, dua manuskrip kuno koleksi Kesultanan Palembang Darussalam yang dipamerkan, yakni Kitab Tanbih Al Masyi sezaman Abdul Somad Al Palembani yang ada hubungan dengan Aceh dibuat pada awal abad 18 dan catatan harian cucu Sultan Mahmud Badaruddin II Raden Abdul Habib selama di Ternate dan Palembang yang dibuat pada abad 19-20.

Ia menjelaskan mengenai literasi Palembang di masa lalu, kota ini menjadi salah satu tempat yang memperkuat literasi setelah jatuhnya Kesultanan Aceh.

Infografis Negara Paling Banyak Dikunjungi di Asia

"Jadi pusat peradaban atau pusat budaya dan juga pusat pengetahuan beralih ke Palembang, dan banyaknya manuskrip-manuskrip yang ada di Kota Palembang baik berhuruf Arab Melayu maupun huruf Kaganga,” ujarnya, mengutip Antara.

Menurut dia, Sumsel terutama Palembang merupakan pusat dari ilmu pengetahuan pada masa lalu.

Warisan-warisan budaya dan adat istiadat yang ada di Palembang ini diharapkan tetap dilestarikan serta adat dan budaya yang ada menjadi aset wisata daerah.

“Kami mengapresiasi Festival Literasi se-Sumsel ini, karena semakin banyak generasi muda yang melek dan membaca maka akan semakin banyak generasi terpelajar di Palembang,” kata Sultan Fauwaz.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement