Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pak Ogah Berjuang Lawan Stroke, Apa Saja Gejalanya?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Selasa, 01 November 2022 |11:56 WIB
Pak Ogah Berjuang Lawan Stroke, Apa Saja Gejalanya?
Pak Ogah melawan stroke (Foto: Inst)
A
A
A

DUBBER serial Unyil, Pak Ogah, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit setelah menderita stroke

Pemilik nama asli Abdul Hamid itu tergitung sudah dua pekan dirawat istri Pak Ogah, Yuyun, lantas menceritakan kondisi terkini suaminya.

 Pak Ogah

Pak Ogah diketahui mengalami demam pada empat hari belakangan. Selain itu, Pak Ogah juga kerap mengigau sambil berbicara dengan kata-kata yang kurang jelas.

"Sudah empat hari demam, bicaranya ngigau terus, ibu juga enggak ngerti maksud dan mau nya apa," kata Yuyun saat dihubungi awak media.

Yuyun kemudian menyebut Pak Ogah sulit berbicara. Pasalnya, stroke yang diidap Pak Ogah berpengaruh pada kemampuan motoriknya saat melakukan sesuatu.

 BACA JUGA:Kurangi Risiko Stroke, Menkes: Skrining Sejak Dini dan Olahraga!

"Bicaranya pun sudah sangat sulit di mengerti cuma yang masih jelas panggil ibu dengan panggilan teteh," tuturnya.

Lalu apa saja gejala stroke?

Berikut rincian gejala dari stroke, antara lain:

1. Rasa lemah sampai lumpuh pada lengan atau tungkai.

2. Rasa baal atau kesemutan pada sebelah tubuh

3. Gangguan berbicara, seperti cadel, pelo atau sulit berbicara atau tidak dimengerti pembicaraan

4. Gangguan menelan atau tersedak

5. Sakit kepala secara mendadak

6. Tidak sadar atau pingsan

7. Gangguan penglihatan

8. Gangguan keseimbangan

9. Perubahan tingkah laku secara mendadak, seperti lupa atau pikun mendadak.

Namun untuk penyakit stroke, dikatakan tidak terjadi secara mendadak. Artinya berproses dengan dipengaruhi banyak faktor penyebab (multifaktor), terakumulasi hingga akhirnya stroke.

"Gejalanya memang mendadak, tapi prosesnya tidak mendadak itu berjenjang, seperti kita lihat adanya lemak yang tertimbun di saluran darah semakin lama semakin menutup. Stroke itu selalu multifaktor tidak single faktor ya," jelas Dokter Ricky Gusanto Kurniawan, Sp.S, FINS Neuro Intervention Expert (Dokter Spesialis Saraf).

Meski ada tiga faktor paling banyak ditemukan dari pasien-pasien yang ia temui. Dalam kasusnya, seseorang terkena stroke dikatakan Ricky disebabkan multifaktor, contohnya memiliki hipertensi dan juga perokok.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement