KEMENTERIAN Kesehatan RI baru saja melaporkan perkembangan teranyar dari kasus gangguan ginjal akut di Indonesia.
Data Kemenkes mencata per Senin 31 Oktober 2022, penyakit ini sudah menyerang sebanyak 304 pasien dari usia bayi 0 bulan sampai 18 tahun. Data pasien yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 46 orang.
Sementara untuk angka kasus kematian, penyakit gangguan ginjal akut telah merenggut nyawa dari sebanyak 159 orang atau sekitar 52 persen dari total kasus,
Disampaikan Juru Bicara Kemenkes RI, dr. Mohammad Syahril dalam konferensi pers virtual Update Gangguan Ginjal baru-baru ini, jika dipantau dari data pasien yang ada, kebanyakan pasien merupakan laki-laki. Jumlah pasien anak laki-laki bahkan lebih dari setengah total kasus.
“Berdasar data yang sudah didapat Kemenkes, kebanyakan kasus dialami anak laki-laki 59 persen, sedangkan anak perempuan 41 persen,” ujar dr. Syahril
Angka kasus di antara pria dan wanita tidak terlalu jauh, mengartikan peluang gangguan ginjal akut menyerang anak laki-laki mau pun perempuan sama besarnya.
Sementara untuk kelompok usia, sejauh ini masih lebih banyak diidap oleh usia balita.
"Soal kelompok usia yang paling banyak, masih didominasi oleh kelompok usia 1-5 tahun yaitu 173 kasus,” lanjur dr. Syahril
Hal yang sama juga berlaku pada angka kasus kematian, “Angka kematian pun menunjukkan bahwa kelompok usia 1-5 tahun jadi kelompok rentan meninggal dunia dengan 106 kasus kematian," lanjutnya.
Lantas bagaimana dengan peta sebaran kasus? Nah, ternyata kota tertinggi melaporkan kasus ini, yaitu Jakarta Timur di Provinsi DKI Jakarta menembus 25 kasus, Jakarta Barat, DKI Jakarta dengan 22 kasus, Jakarta Selatan, DKI Jakarta sebanyak 15 kasus, dilanjutkan dengan Banda Aceh, Aceh (14 kasus), serta Jakarta Utara, DKI Jakarta 12 kasus di tempat kelima.
Selanjutnya disusul Denpasar, Bali (11 kasus), Kabupaten Tangerang, Banten (8 kasus), Kota Bekasi, Jawa Barat (7 kasus), Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (6 kasus), dan Kota Depok, Jawa Barat (6 kasus).
BACA JUGA:Larangan Minum Obat Cair akan Dicabut Kemenkes, Kalau..
BACA JUGA:Kematian Anak karena Gangguan Ginjal Akut, Gambia Belum Bisa Pastikan Akibat Obat Sirop
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.