Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polemik Cemaran Obat Sirop, Industri Farmasi Tak Lapor Perubahan Bahan Baku ke BPOM?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 01 November 2022 |16:05 WIB
Polemik Cemaran Obat Sirop, Industri Farmasi Tak Lapor Perubahan Bahan Baku ke BPOM?
Kepala BPOM RI, Penny Lukito (Foto: Tangkapan layar)
A
A
A

KEPALA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Penny K. Lukito mengakui banyak hal yang perlu diperbaiki usai merebaknya kasus gangguan ginjal pada anak di Indonesia.

Dalam keterangan resminya, Penny tak menampik banyak kelemahan yang harus diperbaiki di dalam Badan POM sebagai otoritas pengawas dalam hal ini produk obat-obatan.

"Ada hal yang perlu diperbaiki (pada BPOM)," kata Kepala BPOM Penny K. Lukito, dikutip dari keterangan resminya, Selasa (1/11/2022).

Dalam kesempatan yang sama, terkait penggunaan bahan baku yang tidak bertanggung jawab dan menyebabkan terjadinya masalah keracunan cemaran dari etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG), BPOM pun menyoroti kinerja industri farmasi yang memproduksi obat sirop tercemar.

Penny menegaskan, sudah semestinya industri farmasi melakukan quality control, pengecekan untuk semua proses dan bahan baku yang dipakai untuk memproduksi produk obat, termasuk obat sirop.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement