TIDAK ada yang lebih buruk daripada jet-lag saat setelah melakukan penerbangan, tetapi ada beberapa cara untuk membantu meminimalkan gangguan pada jam biologis Anda.
Ada beberapa trik untuk membantu Anda menyesuaikan diri dengan zona waktu baru, tetapi faktor utamanya adalah waktu Anda saat mendarat.
Bekerja dengan Inspiring Travel, dr. Deborah Lee dari Fox Online Pharmacy mengungkapkan bahwa memesan penerbangan yang tiba di malam hari adalah salah satu cara terbaik untuk mengatasi jet lag.
“Jet lag diketahui lebih buruk bagi mereka yang bepergian ke timur daripada mereka yang bepergian ke barat," katanya, mengutip The Sun.
“Ini diduga ketika Anda pergi ke timur, waktu tidur datang lebih awal (misalnya jam 11 malam di Paris vs jam 5 sore di Miami), dan itu membuat lebih sulit untuk tidur lebih awal dari waktu biasanya," tuturnya lagi.
"Salah satu cara untuk mengatasi ini dengan memilih penerbangan yang tiba di malam hari, karena penelitian telah menemukan bahwa jet lag berkurang ketika tiba di sore hari, dibandingkan dengan pagi hari," lanjut dr. Lee.
Dokter Lee juga membagikan beberapa tips yang mungkin dapat Anda coba untuk mencegah jet lag, di antaranya yaitu;

Ubah waktu tidur jelang perjalanan
Sesuaikan waktu tidur Anda dengan zona waktu tujuan Anda sebelum Anda bepergian. "Jadi secara bertahap pindahkan waktu tidur Anda lebih awal jika Anda terbang ke timur, dan perlahan-lahan pindahkan waktu tidur Anda nanti jika Anda terbang ke barat," kata dr. Lee.
Kurangi minum alkohol dan kafein
Alkohol dan kafein akan mengganggu waktu tidur Anda, dan akan membuat jet leh lebih parah. Alkohol mengandung produksi melatonin yang dapat mengganggu ritme sirkadian.
Awalnya mungkin Anda akan merasakan ngantuk, namun alkohol memengaruhi dalam tubuh menjadi asetaldehida, yang merupakan stimulan.
Kafein juga mengandung stimulan psikoaktif. Kafein menginduksi terjaga dan sering digunakan untuk melawan tidur.