Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gerakan Kebaya Goes To UNESCO, Bakal Segera Susul Batik?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 28 Oktober 2022 |19:30 WIB
Gerakan Kebaya Goes To UNESCO, Bakal Segera Susul Batik?
gerakan Kebaya Goes to UNESCO, (Foto: Instagram @ajeng_woro_farida)
A
A
A

SETELAH Batik, saat ini tengah ramai gerakan 'Kebaya Goes to UNESCO'. Diketahui sejak Agustus 2022, gerakan ini ramai wara-wiri disuarakan di linimasa sosial media.

Sosok terkenal dan berpengaruh seperti Dian Sastrowardoyo, bahkan hingga KBRI Washington mendukung penuh gerakan kebudayaan ini.

Ya, saat ini kebaya yang merupakan salah satu busana tradisional perempuan Indonesia ini sedang digaungkan digiatkan untuk didaftarkan ke UNESCO agar tetap lestari. Langkah awal agar kebaya mendapatkan pengakuan sebagai warisan budaya dari Indonesia adalah dengan dukungan dari setiap elemen masyarakat.

(Dian Sastro berkebaya, Foto: Instagram @therealdisastr)

Lahirnya gerakan 'Kebaya Goes to UNESCO' diduga berasal dari masyarakat Indonesia, yang kompak menginginkan kebaya bisa dapat pengakuan sebagai warisan tak benda dari Indonesia. Ini penting agar kebaya diakui oleh dunia sebagai busana yang khas dari Indonesia.

Nah, agar bisamendapat pengakuan dari UNESCO, memang tak gampang dan perlu banyak tahapan yang dilalui, lebih dulu harus diakui, baru kemudian diupayakan oleh berbagai kalangan pengampu budaya.

Sebagai langkah awal agar kebaya memperoleh pengakuan itu adalah lahirnya gerakan 'Kebaya Goes to UNESCO'. Gerakan ini meluas dari dalam negeri hingga Amerika Serikat. Kala itu para perempuan Indonesia yang tinggal di Amerika Serikat, khususnya di Washington DC, menggelar parade 'Cantik Berkebaya' di kawasan National Mall, pusat kota Washington DC, AS.

 

(Foto: Instagram @imelda_budiman)

Menariknya, aktivitas tersebut adalah salah satu wujud dukungan KBRI Washington DC bersama masyarakat dan diaspora Indonesia terhadap upaya pendaftaran kebaya sebagai warisan tak benda UNESCO.

Dihelat cukup meriah, para peserta berjalan dari depan Smithsonian Castle menuju salah satu Reflection Pool Gedung Capitol. Para perempuan Indonesia pencinta kebaya tersebut berjalan tampil anggun dan elegan kebaya warna-warni seraya melantunkan lagu-lagu Indonesia.

Sedangkan untuk di linimasa sosial media, masyarakat bisa menggiatkan gerakan 'Kebaya Goes to UNESCO' dengan berpartisipasi melalui akun Instagram “kebayagoestounesco”. Siapa pun bisa ikut mendukung gerakan ini, bisa perorangan pribadi atau bergabung dengan komunitas.

Mengutip akun Instagram "kebayagoestounesco", Jumat (28/10/2022) disebutkan baik perorangan atau pun komunitas kebaya, caranya tinggal mengunggah foto tampilan diri mengenakan kebaya di akun Instagram (pribadi atau komunitas) masing-masing dengan foto yang sesuai pakem.

(Foto: Tangkapan layar Instagram @kebayagoestounesco)

Sesuai pakem berkebaya di sini adalah, memakai kebaya bukaan depan, bisa berupa model Kutubaru, Encim atau Kartini yang dipadukan dengan kain atau wastra Nusantara.

Sebelum diunggah, pastikan Anda sudah mengikuti akun Instagram “kebayagoestounesco”. Saat diunggah, jangan lupa cantumkan tagar #KebayagoestoUnesco dan sematkan akun Instagram “kebayagoestounesco”.

 BACA JUGA:Potret Seksi Cherry Quahst Selebgram Malaysia Eks Air Asia, Bikin Ogah Berkedip

BACA JUGA:Infeksi Covid-19 Bisa Jadi Pemicu Serangan Stroke?

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement