Banyak orang cenderung menghindari karbohidrat (makronutrien) untuk menurunkan berat badan. Membatasi asupan makronutrien penting bisa menyebabkan kekurangan energi yang parah, sakit kepala, dan kelelahan bersama dengan sejumlah masalah lainnya. Intinya, harus melakukan diet yang seimbang.
5. Target tak masuk akal: Menetapkan tujuan yang terlalu ambisius seperti menurunkan 10 persen berat badan dalam seminggu, bisa merugikan diri sendiri. Membuat target memang bisa memotivasi dan menginspirasi untuk menurunkan berat badannya, akan tetapi perlu diingat bahwa beban ekspektasi tidak boleh membuat diri kita kecewa. Buat target yang tak muluk-muluk, contohnya menurunkan 1-2 kilogram berat badan dalam dua minggu atau lebih. Ini akan membantu kita mencapai tujuan dan tetap termotivasi untuk mencapai hasil yang lebih maksimal.
BACA JUGA:Kenaikan Berat Badan, Masalah Paling Umum yang Terjadi Selama Pandemi
BACA JUGA:Gejala Flu Ditandai Bersin Hingga Tubuh Kedinginan
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.