RAMBUT lurus masih jadi bentuk rambut idaman dari banyak wanita, karena dianggap lebih indah, mudah diatur dan dibentuk. Maka tak heran, banyak wanita melakukan berbagai cara dan perawatan untuk mendapatkan rambut lurus, salah satunya dengan menggunakan produk pelurus rambut.
Namun terlepas dari manfaat yang diberikan, ternyata sebuah penelitian menemukan bahwa produk pelurus rambut bisa meningkatkan risiko terkena kanker rahim.
Penelitian ini dilakukan oleh National Institute of Environmental Health Safety (NIEHS) yang diterbitkan pada Senin kemarin. Hasil penelitian yang baru saja diterbitkan dalam The Journal of National Cancer Institute pada Senin 17 Oktober lalu, menunjukkan bahwa produk pelurus rambut dapat secara signifikan meningkatkan risiko terkena kanker rahim pada wanita.
Disampaikan Alexandra White, peneliti studi, risiko ini meningkat hingga 4,05 persen dibandingkan dengan wanita yang tak pernah memakai pelurus rambut.
"Kami memperkirakan bahwa 1,64 persen wanita yang tidak pernah menggunakan pelurus rambut akan terus mengembangkan kanker rahim pada usia 70 tahun, tetapi untuk pengguna yang sering, risiko itu meningkat hingga 4,05 persen," jelas Alexandra White, dikutip dari Reuters, Selasa (18/10/2022).