Meski bernama gas, rupaya pembuatan gas air mata terbuat dari campuran aerosol, seperti bromoaseton dan metilbenzil bromida, yang bukan berupa gas. Ketika gas air mata digunakan, ada dampak yang ditimbulkan jika terkena paparannya, yaitu dapat menyebabkan iritasi membran mukus pada mata, hidung, mulut, dan paru-paru.
Dikutip dari Healthline, ada beberapa efek yang ditimbulkan gas air mata jika terkena bagian mata. Antara lain:
1. Merobek
2. Penutupan kelopak mata yang tidak disengaja
3. Gatal
4. Pembakaran
5. Kebutaan sementara
6. Pandangan yang kabur
7. Luka bakar kimia
Jika efek itu berkepanjangan atau terpapar dengan jarak dekat dapat menyebabkan kebutaan permanen, pendarahan, kerusakan saraf, katarak hingga erosi kornea.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.