Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perilaku Seks Bebas Thank Base sedang Ngetren, Bedakah dengan FWB dan Sleepover Date?

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Jum'at, 14 Oktober 2022 |21:00 WIB
Perilaku Seks Bebas Thank Base sedang Ngetren, Bedakah dengan FWB dan Sleepover Date?
Ilustrasi, (Foto: Freepik)
A
A
A

SEIRING perkembangan zaman dan generasi, kini istilah terkait perilaku seks bebas kini makin beragam. Jika dulu lebih populer disebut sebagai‘friends with benefit (FWB)’ dan ‘sleepover date’ yang sempat menjadi tren, kini muncul istilah baru dalam dunia seks bebas, yakni ‘thanks base’.

Istilah thanks base sendiri, merujuk pada aktivitas seksual dengan seseorang yang baru dikenal melalui media sosial. Bagi para pelakunya, secara umum para pasangan mengklaim berbagai alasan untuk melakukan gaya berteman seperti demikian.

Bahkan, pasangan yang melakukannya tersebut disebutkan tak ragu untuk memamerkan pengalaman cinta satu malam tersebut.

Sementara, FWB merupakan istilah yang merujuk pada hubungan pertemanan yang melibatkan kegiatan seksual tanpa ikatan komitmen. Umumnya, orang-orang yang menjalani hubungan FWB tidak memiliki ikatan emosional romantis satu sama lain. Namun sudah berteman dekat sebelumnya.

Hubungan tipe ini dijalani oleh orang-orang yang tidak ingin memiliki hubungan dan ikatan yang serius, sehingga memilih friends with benefit, yang konsepnya memang saling memanfaatkan satu sama lain dan menguntungkan kedua belah pihak.

Lantas bagaimana dengan sleepover date yang juga sempat ramai diperbincangkan di media sosial? Nah, kalau yang ini dikatakan lebih mengacu pada aktivitas menginap bersama pasangan.

Tren ini sempat menuai banyak kritikan. Sebab, dianggap menormalisasi aktivitas seks bebas dan mengaburkan segala risikonya. Nyatanya, sleepover date memang bisa berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental.

Perlu diingat, apa pun jenis pergaulan bebas yang menyertakan aktivitas seksual di dalamnya dapat berbahaya pada kesehatan, bahkan mengancam jiwa.

Mengapa demikian? Karena semakin banyak pasangan seksual yang dimiliki seseorang, maka semakin besar pula risiko PMS (penyakit menular seksual) yang mengintainya. Sebut saja mulai dari HIV dan kondisi yang mengancam jiwa lainnya, seperti kanker prostat, kanker serviks, hingga kanker mulut. Demikian sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber, Jumat (14/10/2022)

 BACA JUGA:Viral Pria Ajak Sang Ibu Touring Pakai Motor Besar, Alasannya Bikin Takjub!

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement