Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Gagal Ginjal Akut Misterius pada Anak Jadi Sorotan, Begini Cara Mencegahnya!

Kevi Laras , Jurnalis-Rabu, 12 Oktober 2022 |10:00 WIB
Kasus Gagal Ginjal Akut Misterius pada Anak Jadi Sorotan, Begini Cara Mencegahnya!
Ilustrasi (Foto: Ist)
A
A
A

GANGGUAN ginjal akut misterius pada anak di Indonesia terus disoroti karena memicu rasa khawatir orang tua. Dengan begitu ikatan dokter anak indonesia (IDAI) memberikan penjelasan bagaimana pencegahannya.

Penyakit satu ini masih belum jelas dari mana sumber masalahnya, orang tua harus memahami gejala -gejalanya, seperti berkurangnya air seni serta muntah. Apabila terjadi segera dibawa ke rumah sakit.

 gagal ginjal akut pada anak

"Karena belum berhasil akar masalahnya sehingga hanya bila anak ada gejala batuk, pilek panas, diare muntah. Umumnya semua karena panas itu dipantau, produksi urine bila ada penurunan maka harus segera dibawa ke rumah sakit," jelas Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi IDAI dr Eka Laksmi Hidayati, SpA(K) dalam Media Briefing Gagal Ginjal Akut Misterius pada Anak secara online, Selasa (11/10/2022).

Berikut sebagai rincian gejala dari gangguan ginjal akut misterius pada anak di Indonesia, antara lain;

1. Muntah

2. Pilek

3. Panas

4. Berkurangnya intensitas air seni

5. Diare.

Ketika anak sudah mengalami muntah dan diare akan banyak kehilangan cairan tubuh. Eka menyarankan agar orang tua segera memberikan cairan (minum) dan membawa anak ke Rumah Sakit.

Sebagaimana dikatakan kondisi gangguan ginjal akut misterius ini terjadi karena kekurangan cairan. "Dalam kondisi seperti itu maka yang membantu adalah pemberian cairan secepatnya. Bila tidak memungkinkan melalui diminum, misalnya anak muntah maka harus segera dibawa ke rumah sakit untuk diinfus," imbuh dr Eka.

Kondisi kritis atau terparah dari gangguan ginjal, dikatakan anak bisa melakukan cuci darah. Kondisi anak akan dipantau selama perawatan oleh dokter, maka dari itu segera bawa anak anda bila mengalami gejala ginjal akut misterius.

"Pada aki (gangguan ginjal akut misterius) berbeda ini kondisi kita tidak melihat ada kehilangan cairan yang berlebihan. Maka tidak disarankan untuk memberikan cairan berlebihan, tapi disarankan segera ke rumah sakit untuk diberikan terapi obat, dipantau kemudian bila tidak berhasil tapi harus melakukan cuci darah," katanya

(Vivin Lizetha)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement