SEBUAH video di platform TikTok viral di mana memperlihatkan satu keluarga terdampar setelah mengetahui penginapan yang mereka pesan ternyata sedang direnovasi.
Mengutip laman New York Post, Ranee Menzies pada 5 Oktober 2022 lalu mengunggah video yang menyebut bahwa saudara perempuannya dan 11 kerabat mereka pergi ke kota resor Australia, Byron Bay.
Ia memesan penginapan via Airbnb untuk acara pernikahan. Namun sayangnya, mereka justru dibiarkan telantar setelah akhirnya baru sadar jika mereka tertipu.
Rasa kecewa Menzies membuatnya mengecam perusahaan jasa travel itu. Betapa tidak, perusahaan itu meninggalkan keluarganya telantar dan gagal mengembalikan (refund) biaya yang sudah dikeluarkan atas penginapan 'fiktif' tersebut.

“Keluarga saya datang ke lokasi penginapan. Rumah benar-benar kosong di tengah renovasi besar-besaran,” ungkap Menzies, yang videonya telah ditonton sebanyak lebih 230 ribu kali.
Video dari Menzies menampakkan bangunan rumah yang mereka pesan tidak memiliki lantai, dan sedang menunggu pemasangan oven dan kulkas baru. Dinding properti sebagian bahkan baru dicat.
Menzies dalam keterangan videonya meluapkan emosinya pada Airbnb seraya menulis; “Tidak ada peringatan, dan ketika mereka menghubungi Anda untuk meminta bantuan, Anda justru menuduh mereka berbohong, tidak membantu menemukan tempat lain untuk tinggal, juga tidak memberi mereka pengembalian uang (refund)," keluhnya.
Alhasil, sebanyak 12 orang dewasa dan tiga anak kecil di bawah tiga tahun dibiarkan berdiri di pinggir jalan. Menzies mengklaim perusahaan itu tidak becus menangani masalah yang dihadapi keluarganya.