Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Gejala Sifilis yang Ditakuti Para Bintang Porno!

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Selasa, 04 Oktober 2022 |14:57 WIB
Ini Gejala Sifilis yang Ditakuti Para Bintang Porno!
Bintang porno takut kena sifilis (Foto: ist)
A
A
A

KINI wabah sifilis melanda di Eropa. Hal ini membuat sejumlah bintang film porno merasa ketakutan tertular sifilis.

Bahkan sebagian dari mereka memutuskan untuk berhenti bekerja. Para bintang porno takut tertular penyakit sifilis karena standar keamanan industri film porno sangat lemah.

 seks

Apalagi sifilis atau Raja Singa salah satu penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) yang harus diwaspadai. Semakin Anda membiarkan penyakit ini, Anda bisa mengalami stadium lanjut.

Lalu apa saja gejala sifilis?

Spesialis Kulit dan Kelamin RSCM Dr dr Wresti Indriatmi, SpKK(K), MEpid, mengatakan, gejala penyakit sifilis diawali dengan munculnya luka, yang tidak terasa sakit di area kelamin, mulut dan dubur. Ada tahapan penyakit sifilis dari stadium ringan hingga stadium lanjut.

1. Sifilis primer

Pada tahap ini akan muncul luka pada tempat bakteri Treponema Pallidum masuk. Terjadi sekira 10 hingga 90 hari, setelah bakteri masuk ke dalam tubuh. Meskipun luka, tapi tidak ada rasa nyeri sama sekali. Tes serologi sifilis diperlukan untuk mengetahui hasil non-reaktif pada sifilis primer secara dini.

BACA JUGA:Bintang Film Porno Stop Kerja Gara-Gara Wabah Sifilis, Penyakit Apa Itu?

 

2. Sifilis sekunder

Tahap ini terjadi beberapa minggu setelah luka menghilang dengan ruam, yang terdapat di bagian tubuh, khususnya di telapak tangan dan kaki. Lesi bisa menetap sampai beberapa bulan. Beberapa gejala lain pun muncul, seperti flu, lelah, sakit kepala, nyeri persendian dan demam. Beberapa tanda yang bisa dikenali yaitu bercak kemerahan (Rash), limfadenopati, gejala konstitusi, mucous patch, kondiloma lata, alopesia dan gejala neurosifilis.

3. Sifilis laten

Sifilis laten terjadi tanpa gejala, tapi dalam 12 bulan pertama infeksi masih bisa menular. Jika tidak ditangani, sifilis laten akan berubah menjadi sifilis tersier. Pada sifilis laten, tidak terdapat lesi. Untuk mengetahuinya, diperlukan tes serologi reaktif. Sebanyak 60-85 persen kasus tetap asumtomatik (tidak menyadari adanya penyakit) selama bertahun-tahun tanpa terapi.

4. Sifilis tersier

Sifilis tersier merupakan sifilis yang paling berbahaya. Jika infeksi tidak diobati, maka akan merusak organ-organ tubuh yang menyebar ke kebutaan, jantung, otak, saraf, pembuluh darah, tulang, kelumpuhan, dimensia, tuli, impotensi, hati bahkan hingga menuju kematian.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement