Glikogenesis sendiri, terjadi pada sekitar 1 dari 25.000 orang di seluruh dunia, penyakit ini sering mengakibatkan pembesaran hati dan organ lain dengan kelemahan otot progresif karena akumulasi glikogen yang berlebih.
Mengidap penyakit langka seperti Glikogenesis, Leticia harus mengonsumsi tepung jagung yang dilarutkan dalam air setiap tiga jam untuk mencegah kadar glikogen yang berbahaya menumpuk di organ hati.
Leticia mengungkapkan, jika dirinya tidak makan tepung jagung sehari saja, ini bisa menjadi bencana bagi kesehatannya.
“Jika saya tidak meminumnya [tepung jagung], saya bisa koma,” keluh Leticia.
Selain itu, Leticia juga harus minum 13 obat dalam sehari, ditambah pola diet ketat tanpa gula. Ia juga tidak makan apa pun saat bepergian.
(Rizky Pradita Ananda)