KOREA Utara, salah satu negara komunis yang memiliki peraturan ketat dan sangat tertutup, berbeda dengan negara Korea Selatan yang maju akan teknologi dan lebih membuka diri bagi dunia internasional.
Aturan ketat yang wajib dipatuhi warga Korea Utara di antaranya larangan tertawa saat berkabung, keterbatasan dalam menggunakan internet, larangan mengikuti tren di luar negara, dan larangan ke luar negeri kecuali untuk berdinas atas izin resmi.
Di negeri ini praktik korupsi sangat dibenci oleh rezim, sehingga jangan coba-coba mencuri uang rakyat, karena hukuman mati bakal menanti. Begitupun mengkritik pemerintah, rakyat dilarang mengkritik apalagi bicara sembarangan seperti menjelek-jelekkan pemerintah, itupun jika masih sayang nyawa.
Dalam unggahan akun TikTok Big Sis, video itu menjelaskan bagaimana kehidupan Korea Utara yang membuat netizen tercengang.
Kehidupan yang sangat tertutup membuat Korea Utara sulit untuk dikunjungi warga negara asing karena, memiliki beberapa aturan yang cukup ketat.
Kehidupan warga Korea Utara terlihat jelas dalam unggahan tersebut, banyak masyarakat Korea Utara sedang bertani dan beraktivitas melakukan pekerjaan walau di hari Minggu.

Di sana juga jarang ditemui kendaraan dan transportasi umum, mereka dominan berjalan kaki atau bersepeda dalam mengunjungi satu tempat ke tempat yang lainnya.
Dahulu Korea menjadi satu kesatuan, tetapi mereka terpecah sebelum akhir perang dunia II. Terdapat sejumlah tempat bersejarah dalam unggahan video tersebut di antaranya;
Patung Jugun Ianfu
Patung ini berwujud perempuan, mengenakan hanbok pendek yang tengah duduk di atas kursi. Patung ini melambangkan seorang perempuan yang dijadikan budak seks pada masa penjajahan.
Mereka dipaksa melayani dan menghibur tentara Jepang pada saat itu menjajah Korea. Dibuatnya patung untuk mengenang sejarah kelam Korea di masa itu.
Lokomotif Amunisi Korea Selatan
Lokomotif ini menjadi salah satu saksi bisu sejarah tragis pemisahan Korea Utara dengan Korea Selatan. Lokomotif ini kini berada di Korea Utara.
Dahulu lokomotif ini digunakan untuk mengantarkan amunisi tentara Korea Selatan, namun ketika masuk ke dalam wilayah Korea Utara lokomotif ini dirusak oleh tentara Korea Utara dan tak pernah kembali lagi.
Monumen Memorial di Imjingak
Monumen ini digunakan masyarakat Korea untuk mengenang keluarganya yang tidak bisa kembali ke kampung halamannya saat negara Korea terpisah menjadi dua.
Di monumen ini terdapat juga lagu Hindu yang digunakan untuk memperingati mereka yang tidak bisa kembali ke keluarganya.

Monumen Mangbaedan
Monumen Mangbaedan digunakan pada hari spesial untuk mendoakan agar Korea menjadi satu. Dahulu ribuan tawanan perang dari kedua sisi pernah dipertukarkan di sini, sebagai tanda perdamaian.
Menara Bendera
Menara bendera yang di kawasan Demilitarized Zone ini dibangun mencapai 160 meter, tiang menara bendera ini disinyalir dibangun untuk menyaingi bendera Korea Selatan yang dibangun lebih tinggi.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.