“Jadi, dari pemulung sudah ada, dari bank sampah juga sudah ada. Cuma disini masalahnya tidak ter-manage dengan baik saja. Jadi kita hanya ada di aturan buang sampah pada tempatnya, tapi kita nggak punya pilahlah sampah pada tempatnya. Kita tidak dibiasakan dengan itu. Jadi melihat adanya fenomena seperti itu, saya melihat pendaur ulang ini banyak yang bangkrut,” papar Octalia panjang lebar.
Octalia juga menyebut, bahwa saat ini isu tentang lingkungan telah menjadi perhatian utama dan penting dari tahun ke tahun di Indonesia. Salah satunya masalah penanganan sampah plastik yang kurang optimal dan para pelaku pendaur sampak yang kurang koneksi dan pengatahuan.
“Jadi sebenarnya banyak pelaku-pelaku pendaur yang sudah punya banyak koneksinya tetapi nggak jalan. Jadi aku liat di situ oh ternyata mereka butuh knowledge, mereka butuh support. Di situlah aku agak muncul,” tandasnya singkat.
BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Bersepeda dengan Komunitas Bikin Tak Gampang Capek
BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Manfaat Bergabung Komunitas Sepeda, Bantu Mempererat Silaturahmi Loh!B
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.