5. Mengurangi kafein: Bukan hanya kopi, tapi termasuk minuman energi. Minuman mengandung kaferin bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah yang singkat namun dramatis, bahkan sekalipun jika Anda sebelumnya tidak memiliki tekanan darah tinggi. Merujuk pada studi yang diterbitkan dalam Journal of American Geriatrics Society, menemukan bahwa kafein dapat memicu perubahan yang berpotensi "mengancam nyawa" pada tekanan darah dan detak jantung.
6. Stop merokok: Merokok membuat dinding arteri menjadi lengket sekaligus menyempit. Kondisi ini akhirnya mencegah darah mengalir dengan baik, menyebabkan penyumbatan, dan berakhir menyebabkan serangan jantung atau stroke. Meski merokok bukanlah penyebab langsung tekanan darah tinggi, namun merokok dapat menyebabkan peningkatan tekanan, detak jantung, dan pengurangan jumlah oksigen yang masuk ke sel-sel tubuh secara instan.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.