SEORANG pejalan kaki menemukan pria tanpa busana yang jatuh ke jurang sedalam lebih kurang 100 meter. Tidak diketahui bagaimana pria malang itu bisa sampai ke sana.
Pria tanpa identitas itu akhirnya dievakuasi menggunakan helikopter militer dalam keadaan tanpa sehelai benangpun menutupi tubuhnya. Lokasi penemuan berada di Cagar Alam Mestre lvaro di Espírito Santo, Brasil.
Kronologi bermula kala saksi mata mendengar tangisan pria itu. Setelah ditelusuri, suara tersebut datang dari celah sempit di antara dua batu besar. Saksi pun segera menghubungi pihak berwenang untuk mengirim bantuan.
"Sebuah tim dikirim ke tempat kejadian dan mereka menemukan korban di luar jangkauan tim," kata Mayor Pablo Angely Marques dari Angkatan Udara Brasil kepada media lokal, menyitir News.com.au.
Pejabat itu menambahkan bahwa ada risiko pria telanjang itu jatuh lebih jauh ke dalam jurang, jadi mereka harus melanjutkan dengan hati-hati untuk membawanya keluar hidup-hidup.
Akhirnya, personel Angkatan Udara Brasil memutuskan untuk menggunakan keranjang penyelamat yang diikatkan ke helikopter militer untuk mengambil pelaku 'eksibisionis' itu.
Meski menderita luka-luka karena jatuh sedalam 100 meter, pria itu berhasil masuk ke keranjang sebelum dia diterbangkan keluar dari jurang. Pria tersebut kemudian diidentifikasi sebagai penduduk lokal yang tinggal 30 km dari cagar alam.
“Dia tidak bisa menjelaskan mengapa dia telanjang. Dia mengaku tidak ingat bagaimana dia sampai di sana, tapi dia berkata dia pergi ke daerah itu bersama teman-temannya,” ujar Mayor Marques.
Pria itu dilaporkan hilang beberapa jam sebelum tangisannya terdengar oleh pejalan kaki, namun tidak jelas sudah berapa lama dia terjebak di jurang mengerikan itu. Ia pun dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan akibat hipotermia dan berbagai luka ringan yang diderita.
(Rizka Diputra)