3. Ada batas usia penerima: Vaksin Qdenga bisa diberikan ke individu dengan usia minimal 6 sampai 45 tahun.
4. Efikasi: Efikasi vaksin Qdenga untuk pencegahan demam berdarah secara keseluruhan sampai 80,2 persen. Sedangkan efikasinya untuk mencegah hospitalisasi akibat virus Dengue sebesar 95,4 persen.
5. Efek simpang: BPOM menerangkan efek simpang lokal yang dilaporkan, mulai dari nyeri pada tempat suntikan, erythema (bercak kemerahan), dan pembengkakan yang sifatnya hanya sementara dan akan hilang dalam 1 sampai 3 hari setelah pemberian vaksin. Sementara itu, efek simpang sistemik yang dilaporkan yaitu sakit kepala, myalgia (nyeri otot), malaise, asthenia (rasa lelah), iritabilitas, drowsiness (mengantuk), hilang nafsu makan, dan demam.
6. Dosis: Vaksin diberikan dalam 2 dosis dengan interval (jarak) pemberian 3 bulan antar dosis satu dengan dosis ke dua. Caranya melalui injeksi secara subkutan pada otot lengan bagian atas.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.