Bell’s palsy atau yang juga dikenal dengan kelumpuhan wajah perifer akut hingga kini belum diketahui secara pasti penyebabnya. Para ahli menduga jika kelumpuhan tersebut bisa disebabkan karna adanya peradangan atau pembengkakan pada otot wajah yang disebabkan karena adanya infeksi virus.
Gejala dari penyakit Bell’s palsy bisa datang secara tiba-tiba. Berikut beberapa gejala yang mungkin terjadi pada penderitanya:
-Terjadi kelemahan ringan hingga total pada salah satu sisi wajah dan bisa berlangsung dalam beberapa jam hingga hitungan hari.
-Sulit untuk menunjukan ekspresi, seperti menutup mata atau tersenyum simetris.
-Mengiler.
-Muncul rasa nyeri pada salah satu sisi rahang atau di belakang telinga.
-Meningkatkan kepekaan pada salah satu sisi yang terkena Bell’s palsy.
-Terasa sakit kepala dan kehilangan rasa.
-Jumlah air mata dan air liur berubah.